Imunisasi 1.0 MOD APK for Android

Imunisasi
Version 1.0
Date de mise à jour March 24, 2025
Catégorie Sport et santé
Taille 9.44MB
8.5
1
2
3
4
5

8.5

Horaire de la vaccination des nourrissons Indonésie

Information:

Rekomendasi Imunisasi berlaku mulai 1 Januari 2014.

Vaksin Hepatitis B.

Paling baik diberikan dalam waktu 12 jam setelah lahir dan didahului pemberian injeksi vitamin K1. Bayi lahir dari ibu HBsAg positif, diberikan vaksin hepatitis B dan imunoglobulin hepatitis B (HBIg) pada ekstremitas yang berbeda. Vaksinasi hepatitis B selanjutnya dapat menggunakan vaksin hepatitis B monovalen atau vaksin kombinasi.

Vaksin Polio.

Pada saat bayi dipulangkan harus diberikan vaksin polio oral (OPV-0). De plus, pour le booster Polio-1, Polio-2, Polio-3 et Polio peut recevoir un vaccin OPV ou IPV, mais il devrait être d'au moins une dose du vaccin IPV.

Vaksin BCG.

Pemberian vaksin BCG dianjurkan sebelum 3 bulan, optimal umur 2 bulan. Apabila diberikan sesudah umur 3 bulan, perlu dilakukan uji tuberkulin.

Vaksin DTP.

Vaksin DTP pertamadiberikan paling cepat pada umur 6 minggu. Dapat diberikan vaksin DTwP atau DTaP atau kombinasi dengan vaksin lain. Untuk anak umur lebih dari 7 tahun DTP yang diberikan harus vaksin Td, di-booster setiap 10 tahun.

Vaksin Campak.

Campak diberikan pada umur 9 bulan, 2 tahun dan pada SD kelas 1 (program BIAS).

Vaksin Pneumokokus (PCV). Apabila diberikan pada umur 7-12 bulan, PCV diberikan 2 kali dengan interval 2 bulan; pada umur lebih dari 1 tahun diberikan 1 kali. Keduanya perlu dosis ulangan 1 kali pada umur lebih dari 12 bulan atau minimal 2 bulan setelah dosis terakhir. Pada anak umur di atas 2 tahun PCV diberikan cukup satu kali.

Vaksin Rotavirus.

Vaksin rotavirus monovalen diberikan 2 kali, vaksin rotavirus pentavalen diberikan 3 kali. Vaksin rotavirus monovalen dosis I diberikan umur 6-14 minggu, dosis ke-2 diberikan dengan interval minimal 4 minggu. Sebaiknya vaksin rotavirus monovalen selesai diberikan sebelum umur 16 minggu dan tidak melampaui umur 24 minggu. Vaccin pentavalent rotavirus: la 1ère dose est administrée de 6 à 14 semaines, des intervalles de 2e dose et 3 à 10 semaines, la 3e dose est donnée à moins de 32 semaines (intervalles minimaux de 4 semaines).

Vaksin Varisela.

Vaksin varisela dapat diberikan setelah umur 12 bulan, namun terbaik pada umur sebelum masuk sekolah dasar. Bila diberikan pada umur lebih dari 12 tahun, perlu 2 dosis dengan interval minimal 4 minggu.

Vaksin Influenza.

Vaksin influenza diberikan pada umur minimal 6 bulan, diulang setiap tahun. Untuk Imunisasi pertama kali (primary immunization) pada anak umur kurang dari 9 tahun diberi dua kali dengan interval minimal 4 minggu. Untuk anak 6 – <36 bulan, dosis 0,25 mL.

Vaksin Human papiloma virus (HPV).

Vaksin HPV dapat diberikan mulai umur 10 tahun. Vaksin HPV bivalen diberikan tiga kali dengan interval 0, 1, 6 bulan; vaksin HPV tetravalen dengan interval 0, 2, 6 bulan.